LITERASIKU.ID – “`html
Bandung, Jawa Barat – Pemerintah Indonesia akan meluncurkan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di seluruh desa mulai tahun 2025, sebagai upaya revolusioner untuk mendekatkan layanan sosial kepada masyarakat. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan, inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan pusat aduan satu pintu yang mudah diakses bagi warga.
Puskesos dirancang untuk menangani berbagai permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat desa. “Dengan Puskesos, tidak ada lagi warga yang merasa terpinggirkan. Semua masalah sosial punya pintu masuk, punya solusi,” tegas Gus Ipul. Warga dapat melaporkan beragam isu, mulai dari masalah pendidikan, pengangguran, hingga bantuan sosial yang belum diterima.
Aduan yang masuk akan ditangani secara berjenjang, dimulai dari petugas desa, kemudian diteruskan ke tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga pusat jika diperlukan. Pemerintah berharap, alur ini mempercepat penanganan masalah dan menghindari penumpukan birokrasi.
Implementasi Puskesos akan dimulai dengan tahap percontohan di desa-desa yang dinilai memiliki tingkat kerawanan sosial tinggi. Kementerian Sosial juga telah menyiapkan pelatihan untuk lebih dari 10.000 operator Puskesos yang akan bertugas di lapangan. Selain itu, sedang dikembangkan aplikasi aduan yang terintegrasi dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk memantau proses verifikasi dan penanganan keluhan secara real-time.
Dengan Puskesos, Kemensos berharap dapat mengatasi masalah klasik seperti keterlambatan dan ketidaktepatan sasaran dalam distribusi bantuan sosial. Program ini diharapkan menjadi fondasi baru dalam tata kelola kesejahteraan sosial, mewujudkan layanan yang lebih dekat, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di tingkat desa.
“` (ATO)



