Umum

Momentum Hari Kartini, Puan Maharani Dorong Perempuan Jadi Pengambil Keputusan

342
×

Momentum Hari Kartini, Puan Maharani Dorong Perempuan Jadi Pengambil Keputusan

Share this article

LITERASIKU.ID – JAKARTA, 21 April 2026 – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa perempuan Indonesia harus ditempatkan sebagai subjek aktif dalam pembangunan nasional, bukan sekadar objek. Penegasan tersebut disampaikan dalam momentum peringatan Hari Kartini 2026.

Menurut Puan, peran perempuan saat ini telah berkembang pesat dan tidak lagi terbatas pada ruang domestik. Perempuan dinilai memiliki kontribusi strategis dalam berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga politik dan pengambilan kebijakan publik.

“Perempuan bukan lagi sekadar objek pembangunan, melainkan subjek yang aktif menentukan arah perjalanan bangsa,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa perjuangan perempuan masa kini bukan lagi soal pembuktian kemampuan, melainkan bagaimana memastikan sistem dan kebijakan yang ada mampu memberikan ruang yang adil dan setara. Hal ini penting agar perempuan dapat berpartisipasi secara maksimal dalam proses pembangunan nasional.

Puan juga menggarisbawahi bahwa pengalaman hidup perempuan yang khas menjadi nilai penting dalam proses pengambilan keputusan. Perspektif tersebut dinilai mampu memperkaya kebijakan publik agar lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat luas.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kehadiran perempuan dalam ruang-ruang strategis tidak boleh hanya bersifat simbolis. Perempuan harus didorong untuk terlibat secara nyata, termasuk dalam merancang kebijakan dan menentukan arah pembangunan.

“Perempuan harus hadir tidak hanya sebagai pelengkap, tetapi sebagai pengambil keputusan yang turut merancang masa depan bangsa,” tegasnya.

Dalam konteks tersebut, Puan mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat komitmen terhadap kesetaraan gender. Ia menilai, pembangunan yang inklusif hanya dapat terwujud apabila perempuan dan laki-laki berjalan beriringan sebagai mitra sejajar.

Mengacu pada semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini, Puan menyebut perempuan Indonesia saat ini telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam berbagai bidang. Namun demikian, masih diperlukan upaya berkelanjutan untuk memastikan akses dan kesempatan yang setara bagi seluruh perempuan Indonesia.

See also  Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Panen Raya Jagung, Jatim Kian Kokoh sebagai Lumbung Nasional

Di akhir pernyataannya, Puan menegaskan bahwa masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kolaborasi seluruh elemen bangsa, termasuk perempuan sebagai salah satu pilar utama pembangunan.

“Perempuan dan laki-laki adalah dua sayap bangsa. Jika keduanya bergerak bersama, Indonesia akan mampu terbang lebih tinggi menuju kemajuan,” pungkasnya. (TWD)