EkonomiPemerintahan

Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah di Bojonegoro, Bahan Pokok Dijual di Bawah Harga Pasar

355
×

Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah di Bojonegoro, Bahan Pokok Dijual di Bawah Harga Pasar

Share this article

LITERASIKU.ID – BOJONEGORO – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus menggencarkan gelaran pasar murah sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan dan daya beli masyarakat. Kali ini pasar murah digelar di Lapangan Perumnas Mojoranu, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Senin (25/5).

Menurut Khofifah, pasar murah tidak hanya menjadi instrumen pengendalian inflasi, tetapi juga bentuk nyata komitmen Pemprov Jawa Timur dalam memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Pasar murah ini menjadi ikhtiar kita bersama dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi pangan berjalan lancar,” kata Khofifah.

Dalam pasar murah tersebut, sejumlah komoditas strategis dijual di bawah harga pasar. Di antaranya beras premium Rp14.000 per kilogram, beras medium SPHP Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp13.000 per liter, gula pasir Rp14.000 per kilogram, telur ayam ras Rp22.000 per pack, hingga daging ayam ras Rp30.000 per pack.

Selain itu, tersedia pula tepung terigu Rp10.000 per kilogram, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, dan paket cabai Rp5.000 per 200 gram.

Khofifah menjelaskan, komoditas yang dijual dipilih berdasarkan kebutuhan utama masyarakat serta perkembangan harga pangan menjelang Iduladha. Menurutnya, beras, minyak goreng, gula, telur, cabai hingga daging ayam menjadi komoditas yang paling banyak dicari masyarakat.

“Karena itu yang kita prioritaskan adalah bahan pokok yang memang paling dibutuhkan masyarakat dan harganya harus tetap terjangkau,” ujarnya.

Selain pasar murah, Pemprov Jatim juga terus melakukan operasi pasar dan pemantauan langsung ke pasar tradisional untuk memastikan pasokan aman serta distribusi pangan berjalan lancar.

“Hari ini kami juga meninjau Pasar Banjarejo dan ternyata harga di sana relatif stabil. Ini penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan terjangkau,” katanya.

See also  Gubernur Khofifah Turun Langsung Kendalikan Inflasi Lewat Pasar Murah di Semampir Kediri

Menurut Khofifah, pasar murah, operasi pasar, dan peninjauan langsung merupakan strategi terpadu untuk mengantisipasi lonjakan harga maupun gangguan distribusi pangan.

“Pasar murah, operasi pasar, dan peninjauan langsung menjadi bagian dari ikhtiar menjaga stabilitas harga. Kami ingin masyarakat bisa menyambut Iduladha dengan tenang karena kebutuhan pokok tersedia dan harganya terjangkau,” tegasnya.

Pemprov Jatim, lanjut Khofifah, juga terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak seperti Bulog, distributor pangan, pelaku usaha, dan pemerintah kabupaten/kota demi menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga.

“Insya Allah, dengan ikhtiar yang kita lakukan bersama, pasokan pangan di Jawa Timur tetap aman, distribusi berjalan lancar, dan harga-harga tetap stabil sehingga masyarakat dapat lebih tenang dan nyaman,” pungkasnya.

Salah seorang warga, Nethy, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut karena harga kebutuhan pokok yang dijual lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

“Alhamdulillah sangat membantu. Kebutuhan rumah tangga pasti meningkat. Harga di sini lebih murah dan barangnya juga lengkap,” ujarnya.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Isma. Ia berharap pasar murah seperti ini dapat lebih sering digelar karena manfaatnya sangat dirasakan masyarakat.

“Semoga pasar murah seperti ini bisa sering diadakan karena sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami jadi bisa belanja lebih hemat,” katanya. (UXA)