LifestyleUmum

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Terakhir Embarkasi Surabaya, Pesankan Jamaah Jaga Kesehatan dan Kekhusyukan Ibadah

326
×

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Terakhir Embarkasi Surabaya, Pesankan Jamaah Jaga Kesehatan dan Kekhusyukan Ibadah

Share this article
Gubernur Khofifah Indar Parawansa melepas kloter 116 sebagai kloter terakhir jamaah haji Embarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M di Asrama Haji Sukolilo Surabaya

LITERASIKU.IDSURABAYA – Khofifah Indar Parawansa secara resmi melepas kelompok terbang (kloter) 116 yang menjadi kloter terakhir jamaah haji Embarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M di Asrama Haji Sukolilo, Kamis (21/5).

Sebanyak 370 jamaah diberangkatkan pada kloter terakhir tersebut, terdiri dari 163 jamaah laki-laki dan 207 jamaah perempuan. Para jamaah didampingi empat petugas kloter, dua Petugas Haji Daerah (PHD), serta tiga petugas Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), sehingga total rombongan mencapai 379 orang.

Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan doa dan harapan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, kloter terakhir Embarkasi Surabaya, kloter ke-116 Tahun 1447 Hijriah secara resmi saya lepas,” ujar Khofifah.

“Semoga panjenengan semua diparingi kesehatan, ibadahnya lancar, kembali ke tanah air dengan selamat serta menjadi haji yang mabrur,” imbuhnya.

Pada kloter terakhir ini, jamaah tertua tercatat atas nama Raminten Murtomo Singo Dimejo asal Kabupaten Sidoarjo yang berusia 86 tahun. Sementara jamaah termuda adalah Mohammad Akbar Kurniawan asal Kota Surabaya yang berusia 21 tahun.

Khofifah menjelaskan, Embarkasi Surabaya tahun ini memberangkatkan total 116 kloter dengan jumlah 44.080 jamaah dan petugas. Jumlah tersebut terdiri atas 42.109 jamaah, 464 petugas kloter, 162 PHD, serta 140 petugas PIH KBIHU.

Menurutnya, jumlah jamaah yang diberangkatkan dari Embarkasi Surabaya menjadi yang terbesar di Indonesia tahun ini. Jawa Timur mendapat tambahan kuota sekitar 8.000 jamaah haji karena masa antrean keberangkatan yang sangat panjang.

“Jadi jamaah yang kita berangkatkan dari Embarkasi Surabaya adalah yang terbanyak dari seluruh provinsi di Indonesia,” katanya.

See also  Sengketa Taiwan Meluas ke Dunia Hiburan: China Tunda Film Jepang

Pada kesempatan itu, Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji Embarkasi Surabaya, mulai dari pelayanan di asrama haji hingga proses pemberangkatan menuju Tanah Suci.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah haji sejak proses keberangkatan hingga nanti kembali ke tanah air,” ucapnya.

Selain itu, Khofifah turut menyampaikan doa bagi jamaah yang tertunda keberangkatannya karena kondisi kesehatan. Hingga saat ini tercatat 38 jamaah menunda keberangkatan dan 13 jamaah wafat di Arab Saudi.

“Hingga saat ini terdapat 38 orang jamaah haji yang menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan, dan turut berduka cita atas wafatnya 13 orang jamaah haji di Arab Saudi,” katanya.

Di akhir sambutannya, Khofifah mengimbau seluruh jamaah untuk menjaga kesehatan, menjaga kekhusyukan ibadah, serta menaati seluruh ketentuan selama berada di Tanah Suci.

“Kita tentu berharap semuanya dalam menjalankan ibadah haji diparingi kesehatan. Yang haji sehat, keluarga yang ditinggalkan sehat, semuanya diberi keselamatan dan keberkahan,” tuturnya.

“Mohon didoakan semoga Indonesia aman damai, mudah-mudahan Jawa Timur aman damai, Surabaya dan Sidoarjo khususnya aman damai,” pungkasnya. (PCI)