Umum

IHSG Dibayangi Koreksi, Level 6.645–6.838 Jadi Support Penting

219
×

IHSG Dibayangi Koreksi, Level 6.645–6.838 Jadi Support Penting

Share this article

LITERASIKU.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak terbatas dengan kecenderungan mixed pada perdagangan Kamis (7/5/2026). Sejumlah analis menilai pasar masih memiliki peluang menguat ke area resistance 7.240, namun di sisi lain risiko koreksi masih membayangi hingga level 6.645.

Berdasarkan riset harian MNC Sekuritas, IHSG sebelumnya ditutup menguat 0,50 persen ke level 7.092 dan masih didominasi volume pembelian. Meski demikian, pola teknikal menunjukkan indeks belum sepenuhnya keluar dari fase konsolidasi.

Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyebut skenario terburuk masih membuka peluang IHSG terkoreksi menuju area 6.645–6.838. Sementara dalam skenario terbaik, indeks berpotensi menguji resistance di kisaran 7.212–7.418.

“Untuk level support berada di 6.838 dan 6.745, sedangkan resistance ada di area 7.022 dan 7.240,” tulis riset MNC Sekuritas, Kamis (7/5/2026).

Sentimen pasar global turut memengaruhi arah perdagangan domestik. Penguatan bursa Wall Street yang dipicu optimisme meredanya tensi geopolitik AS-Iran menjadi salah satu faktor penahan tekanan jual di pasar saham Indonesia. Namun, aksi net sell investor asing masih menjadi perhatian pelaku pasar.

Sejumlah saham yang direkomendasikan analis untuk dicermati hari ini antara lain BIPI, BKSL, UNVR, dan ESSA. Saham-saham tersebut dinilai memiliki potensi teknikal menarik di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi.

Pelaku pasar kini menunggu arah sentimen global dan arus dana asing untuk menentukan apakah IHSG mampu menembus resistance 7.240 atau justru kembali terkoreksi dalam jangka pendek. (QPY)

See also  Discus: Keanggunan dari Sungai Amazon yang Kini Menguasai Akuarium Hobi